NEWS
DETAILS
Jumat, 13 Mar 2026 16:33 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Sebagai pecinta otomotif, pasti kita pernah ngalamin momen di mana ada bagian motor yang tiba-tiba kendur, bodi plastik yang retak, atau baut yang sering lepas karena getaran mesin. Di saat darurat seperti itu, lem sering jadi penyelamat motor kita dalam kondisi darurat sebelum mampir ke bengkel AHASS untuk dilakukan perbaikan secara maksimal.

Tapi tunggu dulu ya Brosis! Jangan asal tempel lem. Menggunakan jenis lem yang salah malah bisa merusak komponen motor atau bahkan membahayakan keselamatan saat berkendara. Untuk itu, Minho akan ajak Brosis untuk kenali jenis-jenis lem motor beserta fungsinya agar Brosis nggak salah pilih.

Jenis Lem yang Paling Sering Digunakan untuk Sepeda Motor

Setiap material di motor punya karakteristik yang berbeda, mulai dari logam, plastik, hingga karet. Berikut adalah tiga jenis lem yang wajib Brosis ketahui:

1. Lem Cyanoacrylate (Lem Instan/Lem Korea)

Brosis pasti sudah akrab dengan lem cair yang sangat cepat kering ini. Lem ini punya daya rekat yang luar biasa kuat untuk material plastik keras.

  • Kegunaannya: Sangat efektif untuk memperbaiki bodi motor yang retak atau menyambungkan kembali dudukan baut (ear mount) pada fairing yang patah.

  • Tips: Agar hasilnya lebih kuat dan bisa mengisi celah, Brosis bisa menaburkan sedikit bubuk kopi atau soda kue di atas lem saat masih basah. Hasilnya akan mengeras seperti batu!

2. Lem Silicone Sealant (Lem Gasket)

Berbeda dengan lem instan, lem ini bersifat elastis dan tahan panas tinggi. Biasanya tersedia dalam warna merah, hitam, atau abu-abu.

  • Kegunaannya: Digunakan sebagai pengganti atau pelapis paking (gasket) pada blok mesin atau tutup transmisi. Fungsinya bukan cuma merekatkan, tapi menutup celah agar oli atau air pendingin tidak rembes keluar.

  • Keunggulan: Tahan terhadap suhu panas mesin yang ekstrem dan getaran tinggi.

3. Lem Baut (Threadlocker)

Sering merasa baut di bagian mesin atau cakram rem mudah kendur? Brosis butuh lem khusus baut ini.

  • Kegunaannya: Cairan ini diteteskan pada ulir baut sebelum dipasang. Fungsinya untuk mengunci baut agar tidak bergeser akibat getaran mesin yang hebat.

  • Varian: Biasanya ada warna biru (untuk baut yang masih bisa dibuka dengan kunci biasa) dan warna merah (untuk penguncian permanen).

Brosis juga harus perhatikan, jika penggunaan lem yang sembarangan bisa berakibat fatal. Untuk itu, perhatikan poin-poin ini ya:

Hindari Lem Instan pada Mesin

Jangan pernah memakai lem Korea untuk menambal kebocoran oli di blok mesin. Lem ini bersifat getas (mudah retak) dan tidak tahan panas. Saat mesin panas, lem akan mengelupas dan kebocoran malah makin parah.

Jangan Pakai Lem Kertas atau Lem Kayu

Kedengarannya konyol, tapi dalam kondisi terdesak terkadang orang mencoba hal ini. Lem jenis ini tidak punya ketahanan terhadap cuaca, bensin, maupun getaran.

Permukaan yang Kotor

Lem secanggih apa pun tidak akan nempel kalau permukaan komponen masih berminyak atau berdebu. Pastikan Brosis membersihkan area yang akan dilem dengan bensin atau sabun hingga benar-benar kering.

Memahami jenis lem sangat penting buat Brosis yang hobi ngoprek motor sendiri di rumah. Dengan menggunakan lem yang tepat sesuai fungsinya, motor kesayangan Brosis bukan cuma terlihat rapi, tapi juga tetap aman diajak jalan jauh.

Harus Brosis perhatikan, lakukan service perbaikan dan pergantian suku cadang sepeda motor Honda kesayangan Brosis di bengkel AHASS agar ditangani oleh mekanik handal dan berpengalaman. Gunakan layanan booking service untuk mendapat layanan bebas antri.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK